Selamat Datang di Situs Berita Media Papua...! Follow us on

Polisi Tembak 2 Pimpinan Begal Sorong

Posted on : 03 Oct 2016 09:28:32 Dibaca sebanyak : 9582 kali

Sorong, Mediapapua.com – Resmob Polresta Sorong, Sabtu (1/10/2016), berhasil menangkap 2 pelaku begal, Yohanes Tutratan alias Milax dan Yosef Rennnel, yang selama ini menjadi target buronan polisi. Selain itu, polisi juga mengamankan Kristin, pacar Milax.

Kapolres Kota Sorong, AKBP Edfrie R. Maith, mengatakan, upaya penangkapan Milax dilakukan Sabtu subuh sekitar pukul 03.00 WIT dini hari. Saat itu, Milax diketahui sedang duduk bersama Kristin di Tembok Berlin, tepatnya didepan Hotel Waigeo. “Saat hendak ditangkap, dia (Milax) kabur dengan cara melompat ke laut. Upaya penyisiran anggota tidak berhasil. Kita akhirnya ikut amankan pacarnya,” jelasnya.

Menurutnya, Sabtu sore, polisi mendapat informasi yang menyebutkan keberadaan Milax. Sekitar pukul 18.00 WIT, Milax yang sedang kumpul bersama teman-temannya di Kampung Key, Surya, akhirnya dikepung. “Gabungan unit Resmob Polres Sorong Kota, Polsek Sorong Kota dan Polsek Sorong Barat, menggrebek rumah dan mendapatinya. Tapi, lagi-lagi dia mencoba kabur dengan melompat jendela, sehingga akhirnya ditembak,” ujar kapolresta.

Dari pengakuan Milax, polisi memulai pengejaran terhadap anggota begal lainnya, Yosef Rennel di Jalan F Kalsuat Malanu. Pukul 21.30 WIT, yang bersangkutan berhasil dilumpuhkan meski sempat berupaya melarikan diri. Sebuah tmah panas mendarat di kaki kanan dan memaksa Yosef dilarikan ke rumah sakit. “Yang kami tangkap adalah ketua kelompok begal. Anggota begal semua kami himbau menyerahkan diri. Masyarakat juga harus hati-hati dan jaga keselamatan,” paparnya seraya menambahkan penangkapan kedua pelaku praktis tak menghilangkan aksi begal di Sorong.

Dari tangan kedua pelaku, polisi ikut menyita sejumlah uang, H‎andphone, sajam dan motor. Belakangan, diketahui  Yohanes Tutratan alias Milax adalah narapidana yang melarikan diri dari lapas.

Usai ditangkap polisi, Yohanes Tutratan Alias Milax, pelaku begal, mengeluarkan pengakuan yang cukup mengejutkan. Ia mengatakan telah menyuap petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sorong, untuk keluar lembaga. “Narapidana dengan kasus kriminal biasa cukup memberi 500 Ribu, sementara 1 Juta untuk kasus narkoba,” akunya.

Kalapas Sorong, Maliki Nafi, yang dihubungi, berjanji akan memberi penjelasan terkait lolosnya narapidana, Senin (3/10/2016) hari ini.(mp-21)

KOLOM HUMANIORA
15 Aug 2017 12:33:11

Mahasiswa Tolak Materi Wakesbang TNI/Polri di PKKMB Unipa...

Manokwari, Mediapapua.com - Hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Unipa terhadap 1.700 mahasiswa, sempat belangsung tegang, Senin (14/8/2017).Puluhan mahasiswa senior...
KOLOM PARLEMENTARIA PAPUA BARAT
15 Aug 2017 12:45:04

Legislator DPR PB Minta Pemerintah Evaluasi Sistim Tender Proyek...

Manokwari, Mediapapua.com – Sistim tender proyek yang diterapkan saat ini, dinilai belum sepenuhnya mendukung keberadaan pengusaha asli Papua. Hal ini dapat dilihat dengan sistim tender online.L...
KOLOM TEKNOLOGI
11 Jul 2016 10:19:49

DPRD Mansel Tetapkan 17 Perda...

Mansel, Mediapapua.com - DPRD Manokwari Selatan menetapkan 17 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Pemda Mansel untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam sidang Parip...
KOLOM METROPOLIS
15 Aug 2017 12:15:09

APBN Devisit Usulan DAU Tambahan di APBD-P PB Tak Digubris...

Manokwari, Mediapapua.com - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat, Abia Ullu S.Sos, menyatakan, hasil rekonsiliasi bersama Pemerintah Pusat (Pempus), disebutka...
STATISTIK PENGUNJUNG
Flag Counter
INDEXS KATEGORI

Kategori Papua Barat

Kategori Politik

Kategori Hukrim

Kategori Ekonomi Bisnis

Kategori Olahraga

Kategori Humaniora

Kategori Parlementaria Papua Barat

Kategori Metropolis

Kategori Manokwari

Kategori Manokwari Selatan

Kategori Sorong

Kategori Teluk Wondama

Kategori Kaimana

Kategori Pegunungan Arfak

Kategori Raja Ampat

Kategori Bintuni