Selamat Datang di Situs Berita Media Papua...! Follow us on

Gubernur Ikut Prihatin Soal Indikasi Ijasah Palsu di Tes Seleksi MRPB

Posted on : 14 Jun 2017 12:16:24 Dibaca sebanyak : 125 kali

Manokwari, Mediapapua.com - Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, mengaku prihatin terhadap adanya indikasi penggunaan Ijazah Palsu Sarjana (S1) para calon, yang ikut dalam tes seleksi anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB).

Menurutnya, jika benar terbukti para calon tersebut berijazah palsu, maka itu menjadi kewenangan pihak penegak hukum untuk prosesnya. “Aparat penegak hukum memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan menindak sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ungkapnya, usai menghadiri rapat penyusunan RPJMD Provinsi Papua Barat 2017-2022, Selasa (13/6/2017).

Selain itu, gubernur juga berharap Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota MRPB, harus terus mempertahankan aturan. “Sebagai pemerintah, kami inginkan agar semua tahapan dapat berjalan secara objektif, hingga penetapan,” ujarnya. 

Sementara, Juru bicara Panitia Seleksi (Pansel) Filep Wamafma SH,MHum, mengaku bakal memanggil peserta tes yang terindikasi menggunakan ijazah yang diragukan keasliannya untuk dilakukan klarifikasi. “Kita sudah siapakan data yang valid. Nanti kita panggil orang per orang untuk verifikasi dan harus bisa menunjukkan bukti Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS) dan bukti pembayaran SPP,” tuturnya.

“Jika KRS, KHS maupun bukti pembayaran SPP masih diragukan, maka Pansel akan mendatangi Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi. Kalau keasliannya tidak bisa dibuktikan dengan data valid, maka Pansel akan menyerahkan sepenuhnya ke pihak penegak hukum,” sambun dia.

Disebutkan, jumlah 194 peserta yang mengikuti seleksi sejak awal, hanya 97 peserta yang ijazahnya kesarjanaannya dapat dikatakan aman, sedangkan sisanya atau sekitar 100 peserta diragukan. Bahkan di antaranya ada yang sudah bisa dikatakan palsu.

Untuk itu, bagi peserta yang merasa menggunakan ijazah palsu S1 saat mendaftar agar tak mengikuti proses seleksi selanjutnya. “Jangan memahami yang salah itu menjadi pembenaran. Kalau memang itu salah, katakalah salah, karena selain menyusahkan diri sendiri, nanti ditunggu proses hukum,” tegasnya.

Menurutnya, Pansel tak serta merta menggugurkan peserta yang terindikasi menggunakan ijazah palsu, sebab masih akan menunggu hasil klasifikasi. Yang pasti, peserta bermasalah dengan ijazah tak mungkin sampai ke tahap akhir. “Pihak Polda Papua Barat telah meminta dokumen peserta yang diduga menggunakan ijazah palsu. Namun, Pansel belum mau menyerahkan ke polisi,” ucapnya.

Ditambahkan, soal ijazah palsu akan kembali dibahas bersamaan dengan hasil tes psikologi. Pansel akan mencari cara terbaik untuk memanggil para peserta yang terindikasi menggunakan ijazah palsu tersebut.(mp-19)

 

KOLOM HUMANIORA
15 Aug 2017 12:33:11

Mahasiswa Tolak Materi Wakesbang TNI/Polri di PKKMB Unipa...

Manokwari, Mediapapua.com - Hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Unipa terhadap 1.700 mahasiswa, sempat belangsung tegang, Senin (14/8/2017).Puluhan mahasiswa senior...
KOLOM PARLEMENTARIA PAPUA BARAT
15 Aug 2017 12:45:04

Legislator DPR PB Minta Pemerintah Evaluasi Sistim Tender Proyek...

Manokwari, Mediapapua.com – Sistim tender proyek yang diterapkan saat ini, dinilai belum sepenuhnya mendukung keberadaan pengusaha asli Papua. Hal ini dapat dilihat dengan sistim tender online.L...
KOLOM TEKNOLOGI
11 Jul 2016 10:19:49

DPRD Mansel Tetapkan 17 Perda...

Mansel, Mediapapua.com - DPRD Manokwari Selatan menetapkan 17 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Pemda Mansel untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam sidang Parip...
KOLOM METROPOLIS
15 Aug 2017 12:15:09

APBN Devisit Usulan DAU Tambahan di APBD-P PB Tak Digubris...

Manokwari, Mediapapua.com - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat, Abia Ullu S.Sos, menyatakan, hasil rekonsiliasi bersama Pemerintah Pusat (Pempus), disebutka...
STATISTIK PENGUNJUNG
Flag Counter
INDEXS KATEGORI

Kategori Papua Barat

Kategori Politik

Kategori Hukrim

Kategori Ekonomi Bisnis

Kategori Olahraga

Kategori Humaniora

Kategori Parlementaria Papua Barat

Kategori Metropolis

Kategori Manokwari

Kategori Manokwari Selatan

Kategori Sorong

Kategori Teluk Wondama

Kategori Kaimana

Kategori Pegunungan Arfak

Kategori Raja Ampat

Kategori Bintuni