Selamat Datang di Situs Berita Media Papua...! Follow us on

Gubernur Ikut Prihatin Soal Indikasi Ijasah Palsu di Tes Seleksi MRPB

Posted on : 14 Jun 2017 12:16:24 Dibaca sebanyak : 69 kali

Manokwari, Mediapapua.com - Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, mengaku prihatin terhadap adanya indikasi penggunaan Ijazah Palsu Sarjana (S1) para calon, yang ikut dalam tes seleksi anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB).

Menurutnya, jika benar terbukti para calon tersebut berijazah palsu, maka itu menjadi kewenangan pihak penegak hukum untuk prosesnya. “Aparat penegak hukum memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan menindak sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ungkapnya, usai menghadiri rapat penyusunan RPJMD Provinsi Papua Barat 2017-2022, Selasa (13/6/2017).

Selain itu, gubernur juga berharap Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota MRPB, harus terus mempertahankan aturan. “Sebagai pemerintah, kami inginkan agar semua tahapan dapat berjalan secara objektif, hingga penetapan,” ujarnya. 

Sementara, Juru bicara Panitia Seleksi (Pansel) Filep Wamafma SH,MHum, mengaku bakal memanggil peserta tes yang terindikasi menggunakan ijazah yang diragukan keasliannya untuk dilakukan klarifikasi. “Kita sudah siapakan data yang valid. Nanti kita panggil orang per orang untuk verifikasi dan harus bisa menunjukkan bukti Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS) dan bukti pembayaran SPP,” tuturnya.

“Jika KRS, KHS maupun bukti pembayaran SPP masih diragukan, maka Pansel akan mendatangi Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi. Kalau keasliannya tidak bisa dibuktikan dengan data valid, maka Pansel akan menyerahkan sepenuhnya ke pihak penegak hukum,” sambun dia.

Disebutkan, jumlah 194 peserta yang mengikuti seleksi sejak awal, hanya 97 peserta yang ijazahnya kesarjanaannya dapat dikatakan aman, sedangkan sisanya atau sekitar 100 peserta diragukan. Bahkan di antaranya ada yang sudah bisa dikatakan palsu.

Untuk itu, bagi peserta yang merasa menggunakan ijazah palsu S1 saat mendaftar agar tak mengikuti proses seleksi selanjutnya. “Jangan memahami yang salah itu menjadi pembenaran. Kalau memang itu salah, katakalah salah, karena selain menyusahkan diri sendiri, nanti ditunggu proses hukum,” tegasnya.

Menurutnya, Pansel tak serta merta menggugurkan peserta yang terindikasi menggunakan ijazah palsu, sebab masih akan menunggu hasil klasifikasi. Yang pasti, peserta bermasalah dengan ijazah tak mungkin sampai ke tahap akhir. “Pihak Polda Papua Barat telah meminta dokumen peserta yang diduga menggunakan ijazah palsu. Namun, Pansel belum mau menyerahkan ke polisi,” ucapnya.

Ditambahkan, soal ijazah palsu akan kembali dibahas bersamaan dengan hasil tes psikologi. Pansel akan mencari cara terbaik untuk memanggil para peserta yang terindikasi menggunakan ijazah palsu tersebut.(mp-19)

 

KOLOM HUMANIORA
17 Jun 2017 08:08:01

Bupati dan Wabup Buka Puasa Bersama Wartawan...

Bintuni, Mediapapua.com- Memasuki akhir bulan Suci Ramadhan, serta bersamaan menjelang momen satu tahun kepemimpinannya. Bupati dan Wakil Bupati, Ir. Petrus Kasihiw,MT dan Matret Kokop,SH, menggelar a...
KOLOM PARLEMENTARIA PAPUA BARAT
14 Jun 2017 14:06:44

DPR PB Dukung Kehadiran Kantor Komnas HAM Papua Barat...

Manokwari, Mediapapua.com – Anggota DPR Papua Barat (DPR PB), Yan Anton Yoteni, mengatakan, Komnas HAM telah mengeluarkan keputusan bulat tanggal 8 Februari lalu, tentang pembentukan Kantor...
KOLOM TEKNOLOGI
11 Jul 2016 10:19:49

DPRD Mansel Tetapkan 17 Perda...

Mansel, Mediapapua.com - DPRD Manokwari Selatan menetapkan 17 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Pemda Mansel untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam sidang Parip...
KOLOM METROPOLIS
19 Jun 2017 22:24:25

Cegah Seks Bebas, Ibu-Ibu Kwarnas Adakan Kumpul Gaul Ramadhan...

Manokwari, Mediapapua.com- Masa pubertas adalah saat seorang anak mengalami perubahan fisik, pisikis dan pematangan fungsi seksual. Agar seorang anak dapat melalui masa ini dengan baik, Ikatan Ibu-Ibu...
STATISTIK PENGUNJUNG
Flag Counter
INDEXS KATEGORI

Kategori Papua Barat

Kategori Politik

Kategori Hukrim

Kategori Ekonomi Bisnis

Kategori Olahraga

Kategori Humaniora

Kategori Parlementaria Papua Barat

Kategori Metropolis

Kategori Manokwari

Kategori Manokwari Selatan

Kategori Sorong

Kategori Teluk Wondama

Kategori Kaimana

Kategori Pegunungan Arfak

Kategori Raja Ampat

Kategori Bintuni