Selamat Datang di Situs Berita Media Papua...! Follow us on

6 Rumah di Coisi dan Mbigma, Pegaf Tertimbun Longsor

Posted on : 03 Mar 2017 12:41:11 Dibaca sebanyak : 337 kali

Pegaf, Mediapapua.com – Sedikitnya 20 kepala keluarga (KK)  di Kampung Coisi dan Mbigma Distrik Minyambouw Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, kehilangan tempat tinggal akibat longsor yang menimbun 6 unit rumah. Meski tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, namun warga di dua kampung itu terus diancam bahaya longsor yang sewaktu-waktu bisa terjadi jika intensitas hujan meningkat.

Wempi Insen sekertaris Kampung Coisi, korban longsor, ditemui Kamis (2/3/2017), mengaku rumahnya tertimbun longsor pada Selasa 28 Februari lalu sekitar pukul 15.00 WIT. Selain rumahnya, empat rumah lain disekitar ikut tertimbun lumpur, batu dan bongkahan kayu yang tergerus air hujan dari lereng gunung. 

“Sebelumnya hujan deras sejak pagi, dan saat siang jam 15.00 WIT, kita dengar suara gemuruh dari gunung menuju perkampungan, saat itu sejumlah warga yang melihat longsor langsung teriak dan berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri ke tempat lebih tinggi. Tidak ada korban nyawa, karena beruntung longsornya siang hari sehingga warga bisa sempat selamatkan diri,” tutur Wempi sembari mengaku di kampungnya,  satu rumah bisa dihuni 4 sampai 5 KK.

Ia menyebut, sebelumnya pada bulan Desember 2016 lalu, bencana longsor juga menimpa 2 unit rumah warga di Kampung Mbigma, yang berseberangan jalan dengan kampungnya. Harapan bantuan belum juga ditanggapi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, bahkan beberapa kali warga melapor kejadian itu ke bupati, namun tidak ada tanggapan.

“Pemerintah Daerah tidak tanggap dengan bencana yang menimpa kami disini, padahal sekitar 300 jiwa penduduk di dua Kampung tersebut adalah bagian dari Kabupaten Pegunungan Arfak yang tidak jauh dari Ibu Kota Kabupaten, karena kesal kami harus melakukan aksi blockade  jalan, untuk mencari perhatian Pemerintah, ” tuturnya.

Tokoh pemekaran Kabupaten Pegunungan Arfak, Daud Indouw, saat meninjau lokasi bencana, melakukan tatap muka dengan warga korban longsor seraya mendengar keluhan mereka. Daud juga meninjau langsung penyeban longsor yang menimbun 6 rumah warga di Coisi dan Mbigma.

“Sebagai salah satu tokoh pemekaran, saya sangat prihatin karena bukan baru kali ini warga Coisi dan Mbigma melapor ke BPBD dan Pemda Pegunungan Arfak tentang ancanam banjir dan longsor yang kerab mengancam mereka. Tapi sampai saat ini belum ada tanggapan,” paparnya.

Saat meninjau dan mendengar keluhan warga, Daud bersama warga selanjutnya mendaki gunung untuk melihat sumber air dan penyebab longsor. Disana diketahui bahwa longsor tersebut akibat proyek pelebaran ruas jalan menuju Distrik Catubouw yang berada di puncak ketinggian sekitar 2.500 Meter dari permukaan laut. Sehingga dia berharap Pemda melalui instansi teknis dapat mengambil tindakan sebelum bencana ini kembali menelan korban.

“Rata-rata perkampungan disini berdara di lereng pegunungan, jadi rawan longsor saat hujan. Meski demikian Pemda seharusnya lebih cepat melakukan pencegahan dengan mengalihkan ruas jalan yang berada di lereng gunung kedua Kampung ini, atau membangun tanggul pengaman sehingga tanah tidak mudah longsor,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Manokwari dua periode ini, juga mengkritisi kinerja Dewan di Kabupaten Pegunungan Arfak yang selama ini telah difasilitasi dengan kendaraan dinas, namun diduga tak pernah melakukan reses atau dengar pendapat dengan warga di Coisi dan Mbigma maupun perkampungan lain .

“Anggota DPRD tidak boleh tidur, jelas ada bencana, tapi DPRD sama sekali tidak melakukan peninjauan. Saya harap, Pemda dan DPRD segera mengambil tindakan, untuk menyelamatkan warga setempat sebelum longsor lebih besar terjadi,” (mp-20)
 

KOLOM HUMANIORA
15 Aug 2017 12:33:11

Mahasiswa Tolak Materi Wakesbang TNI/Polri di PKKMB Unipa...

Manokwari, Mediapapua.com - Hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Unipa terhadap 1.700 mahasiswa, sempat belangsung tegang, Senin (14/8/2017).Puluhan mahasiswa senior...
KOLOM PARLEMENTARIA PAPUA BARAT
15 Aug 2017 12:45:04

Legislator DPR PB Minta Pemerintah Evaluasi Sistim Tender Proyek...

Manokwari, Mediapapua.com – Sistim tender proyek yang diterapkan saat ini, dinilai belum sepenuhnya mendukung keberadaan pengusaha asli Papua. Hal ini dapat dilihat dengan sistim tender online.L...
KOLOM TEKNOLOGI
11 Jul 2016 10:19:49

DPRD Mansel Tetapkan 17 Perda...

Mansel, Mediapapua.com - DPRD Manokwari Selatan menetapkan 17 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Pemda Mansel untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam sidang Parip...
KOLOM METROPOLIS
15 Aug 2017 12:15:09

APBN Devisit Usulan DAU Tambahan di APBD-P PB Tak Digubris...

Manokwari, Mediapapua.com - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat, Abia Ullu S.Sos, menyatakan, hasil rekonsiliasi bersama Pemerintah Pusat (Pempus), disebutka...
STATISTIK PENGUNJUNG
Flag Counter
INDEXS KATEGORI

Kategori Papua Barat

Kategori Politik

Kategori Hukrim

Kategori Ekonomi Bisnis

Kategori Olahraga

Kategori Humaniora

Kategori Parlementaria Papua Barat

Kategori Metropolis

Kategori Manokwari

Kategori Manokwari Selatan

Kategori Sorong

Kategori Teluk Wondama

Kategori Kaimana

Kategori Pegunungan Arfak

Kategori Raja Ampat

Kategori Bintuni