Selamat Datang di Situs Berita Media Papua...! Follow us on

Besok Yanuarius Yenwarin Ditahan Kejati Kapolda : Ini Bukti Kami Tak ‘Masuk Angin’

Posted on : 07 Jun 2017 15:02:36 Dibaca sebanyak : 94 kali

Manokwari, Mediapapua.com – Polda Papua Barat tak main-main dalam melengkapi berkas  perkara tersangka kasus korupsi dana Hibah KONI Papua Barat. Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs. Martuani Sormin, Selasa (6/6/2017), merilis tahap dua berkas perkara koruptor Yanuarius Renwarin di Mapolda Papua Barat yang sejak Tahun 2016 ditangani oleh penyidik direktorat criminal khusus.

“Berkas perkara Yanuarius Renwarin sudah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Papua. Artinya, hasil kerja penyidik dalam rangka penanganan kasus pokok Korupsi Dana Hibah KONI PB dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dinyatakan lengkap oleh JPU, sehingga kita akan tahap II Yanuarius Renwarin bersama semua berkasnya pada hari Kamis (besok),” ujar Kapolda.

Saat dilakukan rilis, Yanuarius Renwarin tidak Nampak di halama Polda Papua Barat sebagai tahanan Korupsi. Dijelaskan Kapolda, Sejak Tahun 2016 hingga saat ini, Yanuarius Renwarin masih dalam kondisi sakit, sehingga di tangguhkan penahanannya.

“Kita pernah tahan, tapi karena dia sakit sehingga dibuatkanlah permohonan pembantaran oleh Kuasa Hukumnya saat itu. Sampai sekarang dia masih sakit atau sudah sembuh, akan kami cek kembali. Tapi kami harapkan untuk penyerahan Kamis besok dia sudah  bisa sembuh dari sakitnya,” paparnya.

Selain kasus pokok Korupsi dengan kerugian negara Rp26,767 Milyar, lanjut Kapola, Yanuarius Renwarin juga dikenakan pasal TPPU. Untuk alat buktinya sudah disita uang yang didalamya terdapat mata uang asing, 3 rumah tipe 36, 1 unit rumah tipe 90,  satu bangunan ruko dan dua unit kendaraan semuanya di Manokwari.

“Dan satu unit lagi Apartemen di Jakarta, semuanya dalam pengawasan kami,” tegasnya.

Press rilis tentang lengkapnya berkas perkara Yanuarius Renwari yang akan di tahap II ke Kejati Papua ini, sekaligus menepis tudingan penyidik tipikor yang diintervensi atau ‘masuk angin’.

Disinggung tentang peluang tersangka baru dalam Dana Hibah KONI Papua Barat tahun 2012/2013, Kapolda mengaku kemungkinan itu bisa terjadi tergantung fakta persidangan yang akan disampaikan oleh tersangka maupun saksi-saksi. “Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru tergantung perkembangan di PN nanti,” bebernya.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran kepolisian daerah Papua Barat ini menambahkan, kasus Korupsi Hibah KONI Papua Barat, telah di-splitsing dari satu tersangka lain berinsial AR, yang tengah menjalani vonis hakim Pengadilan Tipikor Papua Barat dengan 6 Tahun penjara denda 25 M termasuk TPPU dengan disitanya sejumlah bangunan di Manokwari.

Disinggung tentang dilibatkannya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus ini, Kapolda mengaku KPK hanya menjalanjan fungsi pengawasan namun tidak mengambil alih prosesnya. “Kita libatkan KPK untuk fungsi pengawasan, karena beberapa kali berkas Yanuarius Renwarin dikembalikan Kejati. Nanti setelah KPK dekati, barulah dinyatakan lengkap dan siap di tahap II Kamis besok,” pungkasnya. (mp-20)

KOLOM HUMANIORA
17 Jun 2017 08:08:01

Bupati dan Wabup Buka Puasa Bersama Wartawan...

Bintuni, Mediapapua.com- Memasuki akhir bulan Suci Ramadhan, serta bersamaan menjelang momen satu tahun kepemimpinannya. Bupati dan Wakil Bupati, Ir. Petrus Kasihiw,MT dan Matret Kokop,SH, menggelar a...
KOLOM PARLEMENTARIA PAPUA BARAT
14 Jun 2017 14:06:44

DPR PB Dukung Kehadiran Kantor Komnas HAM Papua Barat...

Manokwari, Mediapapua.com – Anggota DPR Papua Barat (DPR PB), Yan Anton Yoteni, mengatakan, Komnas HAM telah mengeluarkan keputusan bulat tanggal 8 Februari lalu, tentang pembentukan Kantor...
KOLOM TEKNOLOGI
11 Jul 2016 10:19:49

DPRD Mansel Tetapkan 17 Perda...

Mansel, Mediapapua.com - DPRD Manokwari Selatan menetapkan 17 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Pemda Mansel untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam sidang Parip...
KOLOM METROPOLIS
19 Jun 2017 22:24:25

Cegah Seks Bebas, Ibu-Ibu Kwarnas Adakan Kumpul Gaul Ramadhan...

Manokwari, Mediapapua.com- Masa pubertas adalah saat seorang anak mengalami perubahan fisik, pisikis dan pematangan fungsi seksual. Agar seorang anak dapat melalui masa ini dengan baik, Ikatan Ibu-Ibu...
STATISTIK PENGUNJUNG
Flag Counter
INDEXS KATEGORI

Kategori Papua Barat

Kategori Politik

Kategori Hukrim

Kategori Ekonomi Bisnis

Kategori Olahraga

Kategori Humaniora

Kategori Parlementaria Papua Barat

Kategori Metropolis

Kategori Manokwari

Kategori Manokwari Selatan

Kategori Sorong

Kategori Teluk Wondama

Kategori Kaimana

Kategori Pegunungan Arfak

Kategori Raja Ampat

Kategori Bintuni