Selamat Datang di Situs Berita Media Papua...! Follow us on

Perekonomian Papua Barat Tumbuh 3,68 persen

Posted on : 16 Jun 2017 07:05:31 Dibaca sebanyak : 368 kali

Manokwari, Mediapapua.com- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), Papua Barat, bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia Kanwil, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN), Provinsi Papua Barat, menyelenggarakan Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional, serta Kajian Fiskal Triwulan I Tahun 2017, Kamis, (15/6/2017) di Swiss-Belhotel Manokwari.

Agus Hartanto Kepala Perwakilan BI Papua Barat, memaparkan pada triwulan I Tahun 2017, perekonomian Papua Barat mengalami pertumbuhan pada kisaran 3,68 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 4,86 persen (yoy). Hal ini disebabkan oleh perlambatan seluruh sektor utama di Papua Barat.

“Melambatnya kinerja sektor industri pengolahan pada triwulan ini, terutama disebabkan oleh turunnya produksi LNG, akibat turunnya permintaan dari negara pembeli, seperti Tiongkok dan harga migas yang belum pulih secara signifikan,” ujarnya.

Melambatnya pertumbuhan ekonomi di negara tersebut cukup memberikan efek negatif disertai dengan resiko yang cukup tinggi.

Agus memaparkan terjadinya peningkatan inflasi pada triwulan I Tahun 2017, inflasi Papua Barat tercatat 3,66 persen, sedikit lebih tinggi dari triwulan sebelumnya sebesar 3,62 persen. Hal ini masih tinggi dibanding inflasi Nasional, yakni sebesar 3,61 persen (yoy).

“Meningkatnya laju inflasi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan tekanan inflasi kelompok administered prices. Inflasi pada tarif dasar listrik dan angkutan udara mendorong terjadinya peningkatan inflasi pada kelompok administered prices,” terangnya.

Prospek ekonomi Papua Barat triwulan II Tahun 2017, diperkirakan akan tumbuh berkisar antara 4,7 persen hingga 5,1 persen (yoy) atau dengan pertumbuhan keseluruhan tahun 2017, berkisar antara 4,4 persen hingga 4,8 persen (yoy).

“Pertumbuhan ekonomi Papua Barat di triwulan II akan ditopang oleh tingginya konsumsi rumah tangga pada masa puasa dan lebaran, yang mendorong penjualan eceran,” imbuhnya.

Sementara inflasi triwulan II diperkirakan pada interval 5 persen sampai 5,4 persen, potensi resiko yang diwaspadai adalah resiko ketidak seimbangan antara suplay dan demand pada masa puasa dan lebaran.

“Kondisi ini membuat peran aktif tim pengendali inflasi daerah mutlak semakin dioptimalkan dalam memitigasi risiko yang ada, sehingga inflasi dapat lebih terkendali,” ucapnya.

Pada kajian tersebut menghadirkan narasumber, Kepala kanwil DJPBN Papua Barat, Muhdi, SE, SIP, MIS, PhD, yang mengkaji fiskal regional Papua Barat. Disebutkan, alokasi APBN melalui DIPA Provinsi Papua Barat Tahun 2017, mencapai Rp 9,049 Triliun, 24 persen lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Realisasi belanja Pemerintah Pusat di Papua Barat sebesar 12,10 persen masih rendah apabila dibandingkan realisasi APBN secara Nasional, yaitu 15,58 persen. Rendahnya fungsi pariwisata dan budaya dari APBN, perlu mendapat perhatian yang serius, melihat potensi pariwisata di Papua Barat sangat besar.(mp-17)

 

KOLOM HUMANIORA
15 Aug 2017 12:33:11

Mahasiswa Tolak Materi Wakesbang TNI/Polri di PKKMB Unipa...

Manokwari, Mediapapua.com - Hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Unipa terhadap 1.700 mahasiswa, sempat belangsung tegang, Senin (14/8/2017).Puluhan mahasiswa senior...
KOLOM PARLEMENTARIA PAPUA BARAT
15 Aug 2017 12:45:04

Legislator DPR PB Minta Pemerintah Evaluasi Sistim Tender Proyek...

Manokwari, Mediapapua.com – Sistim tender proyek yang diterapkan saat ini, dinilai belum sepenuhnya mendukung keberadaan pengusaha asli Papua. Hal ini dapat dilihat dengan sistim tender online.L...
KOLOM TEKNOLOGI
11 Jul 2016 10:19:49

DPRD Mansel Tetapkan 17 Perda...

Mansel, Mediapapua.com - DPRD Manokwari Selatan menetapkan 17 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Pemda Mansel untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam sidang Parip...
KOLOM METROPOLIS
15 Aug 2017 12:15:09

APBN Devisit Usulan DAU Tambahan di APBD-P PB Tak Digubris...

Manokwari, Mediapapua.com - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat, Abia Ullu S.Sos, menyatakan, hasil rekonsiliasi bersama Pemerintah Pusat (Pempus), disebutka...
STATISTIK PENGUNJUNG
Flag Counter
INDEXS KATEGORI

Kategori Papua Barat

Kategori Politik

Kategori Hukrim

Kategori Ekonomi Bisnis

Kategori Olahraga

Kategori Humaniora

Kategori Parlementaria Papua Barat

Kategori Metropolis

Kategori Manokwari

Kategori Manokwari Selatan

Kategori Sorong

Kategori Teluk Wondama

Kategori Kaimana

Kategori Pegunungan Arfak

Kategori Raja Ampat

Kategori Bintuni