Selamat Datang di Situs Berita Media Papua...! Follow us on

Komitmen Pancasila Memudar, Pemuda Sekarang Terjebak Individualisme

Posted on : 09 Jun 2017 12:25:26 Dibaca sebanyak : 72 kali

Manokwari, Mediapapua.com - Pemuda Indonesia mesti kembali meneguhkan komitmen terhadap Pancasila dan UUD 45, agar makin peduli menjalankan nilai kebangsaan. Sebab selama ini, metode pengajaran Pancasila di sekolah mulai dari SD, SMP, SMA hingga Perguruan tinggi, hanya hafalan dan tidak bertumpu pada penguatan realitas jati diri bangsa.

Hal tersebut diungkapkan, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Yosak Saroi melalui Press Releasenya yang diterima media ini, kemarin.

“Praktisnya, dalam kehidupan kebangsaan hari ini tampak jelas makin banyak pemuda terjebak dengan hedonisme dan individualisme berlebihan, sehingga banyak sekali pemuda tidak peduli kondisi bangsa Indonesia,” tuturnya.

Dikatakan, situasi  kekinian yang terjadi di  bangsa dan negara tercinta menggambarkan kaum muda tak peduli lagi masalah kebangsaan. Fenomena ini bisa disebut sebagai tanda-tanda minimnya kesadaran pemuda Indonesia.

Arus informasi yang masuk melalui media komunikasi begitu gampang memecah belah dan menimbulkan ancaman di masyarakat kita. “Kami, menilai kelemahan anak muda ini disebabkan kegagalan pendidikan Pancasila, sejarah dan pendidikan agama, pada institusi pendidikan di seluruh bangsa dan negara Indonesia,” ucapnya.

Pendidikan yang diajarkan di institusi pendidikan cenderung bersifat hafalan bukan ranah aktual dan nyata pada masyarakat untuk mengamalkannya. Selain itu terus dibatasi pembagian waktu mengajar di sekolah-sekolah dan kampus. 

“Padahal pemuda punya tenaga yang besar memajukan bangsa ini. Sehingga pemuda bangsa  Indonesia menjadi lebih bijaksana menyikapi permasalahan bangsa dan negara, karena bisa mengetahui jati dirinya sendiri sebagai sebuah bangsa,” imbuhnya.

Bangsa Indonesia baru saja merayakan peringatan hari lahir pancasila ke-72. Peringatan hari kelahiran Pancasila tahun ini tentu berbeda dengan sebelumnya. Adanya kebijakan pemerintah mulai 2016, pemerintah telah menetapkan1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila.

“Selain menetapkan 1 Juni sebagai Hari Kelahiran Pancasila, pemerintah juga menjadikan tanggal 1 Juni sebagai hari libur Nasional,” tandasnya.(mp-17)

 

KOLOM HUMANIORA
17 Jun 2017 08:08:01

Bupati dan Wabup Buka Puasa Bersama Wartawan...

Bintuni, Mediapapua.com- Memasuki akhir bulan Suci Ramadhan, serta bersamaan menjelang momen satu tahun kepemimpinannya. Bupati dan Wakil Bupati, Ir. Petrus Kasihiw,MT dan Matret Kokop,SH, menggelar a...
KOLOM PARLEMENTARIA PAPUA BARAT
14 Jun 2017 14:06:44

DPR PB Dukung Kehadiran Kantor Komnas HAM Papua Barat...

Manokwari, Mediapapua.com – Anggota DPR Papua Barat (DPR PB), Yan Anton Yoteni, mengatakan, Komnas HAM telah mengeluarkan keputusan bulat tanggal 8 Februari lalu, tentang pembentukan Kantor...
KOLOM TEKNOLOGI
11 Jul 2016 10:19:49

DPRD Mansel Tetapkan 17 Perda...

Mansel, Mediapapua.com - DPRD Manokwari Selatan menetapkan 17 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Pemda Mansel untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam sidang Parip...
KOLOM METROPOLIS
19 Jun 2017 22:24:25

Cegah Seks Bebas, Ibu-Ibu Kwarnas Adakan Kumpul Gaul Ramadhan...

Manokwari, Mediapapua.com- Masa pubertas adalah saat seorang anak mengalami perubahan fisik, pisikis dan pematangan fungsi seksual. Agar seorang anak dapat melalui masa ini dengan baik, Ikatan Ibu-Ibu...
STATISTIK PENGUNJUNG
Flag Counter
INDEXS KATEGORI

Kategori Papua Barat

Kategori Politik

Kategori Hukrim

Kategori Ekonomi Bisnis

Kategori Olahraga

Kategori Humaniora

Kategori Parlementaria Papua Barat

Kategori Metropolis

Kategori Manokwari

Kategori Manokwari Selatan

Kategori Sorong

Kategori Teluk Wondama

Kategori Kaimana

Kategori Pegunungan Arfak

Kategori Raja Ampat

Kategori Bintuni